Empat cara sederhana agar kamu lebih produktif

Unsplash

Sejak di pedihelp, saya mulai mencari metode kerja yang efektif dan produktif. Kapan, dimana, dan bagaimana ritme kerja yang tepat bagi saya sendiri adalah suatu hal yang susah-susah gampang.

Apalagi untuk orang yang berada di masa transisi dari budaya kerja organisasi kampus, ke budaya kerja startup. Di organisasi mahasiswa saya terbiasa kerja tidak teratur dan gak disiplin. Sementara distartup, mau gak mau harus lebih teratur dan harus bisa self-dicipline kalau gak pengen startup berantakan.

Nah, disini saya mau berbagai hasil retrospeksi saya sejauh ini dalam menemukan metode kerja yang efektif untuk diri saya sendiri. Pola ini mungkin gak cocok untuk semua orang, tapi siapa tau ada beberapa yang bisa cocok dan bisa kamu terapkan. Khususnya untuk kamu yang sedang mencari metode kerja yang efektif dan produktif.

Jangan bekerja ditempat yang sama saat kamu tidur

Banyak yang bilang, kerja di kamar itu menyenangkan. Dulu saya mikirnya juga begitu. Tapi saya ternyata tidak bisa seperti itu. Kalau kerja di kosan kosan, trus lihat kasur, konsentrasi langsung buyar. Apalagi kalau masih pagi, bawaannya pengen tidur lagi.

Kalau mau kerja, saya harus mencari tempat lain tempat yang tenang dan relatif sunyi. Misal cari cafe yang di desain nyaman untuk kerja dan harganya logis dikantong. Mungkin ada sebagian orang yang bahkan bisa bekerja diatas kasur, tapi jumlahnya bisa jadi hanya sedikit.

Stay focus

Untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, saya lebih tempat yang relatif tenang tanpa ada distraksi. Ini khusunya untuk melakukan sesuatu pekerjaan yang bersifat deep work. Distraksi itu bisa berasal dari apa saja, mulai sesama teman kerja hingga notifikasi.

Mengerjakan suatu hal yang menuntut konsentrasi tinggi secara bersama-sama, biasanya tidak efektif. Sekali ada yang bicara, fokus bisa hilang. Notifikasi, baik itu dari aplikasi pesan atau media sosial, membuat kita gak fokus sama kerjaan.

Kerjakan sampai usai

Ada 100 lebih draft tulisan saya di medium dan laptop. Tapi cuma draft, gak selesai. Masalahnya males ngedit langsung, dan kalau sudah ditinggal makin bales. Akhirnya mangkrak. Sekarang saya coba ubah kebiasaan buruk itu, karena 1 pekerjaan yang selesai itu lebih bagus daripada 1000 pekerjaan mangkrak.

Meskipun prinsip kerjakan satu pekerjaan sampai usai itu kedengaran sederhana, tapi praktiknya susah sekali. Coba saja.

Time blocking

Jika mengerjakan sesuatu gunakan batasan waktu (time blocking), misal 1 jam. Ini sangat efektif untuk membantu kita agar bekerja lebih produktif dan efisien dalam menggunakan waktu. Jadi sebelum mulai, kamu harus memperkirakan dulu, berapa lama pekerjaanmu kira-kira akan selesai.

Internet Marketer

Love podcasts or audiobooks? Learn on the go with our new app.